Gali Potensi Wisata Desa Sungai Manau, Tim Kukerta Unri Promosikan ke Medsos

Rabu, 18 Agustus 2021

KUANSING (CakapRiau.com) – Pariwisata telah diasumsikan sebagai industri yang dapat diandalkan, pengembangan pariwisata sangat terkait dengan kemajuan perekonomian, sosial, budaya.

Suatu kawasan wisata alam di Desa Sungai manau yaitu wisata Air Terjun Dt Suhut yang terletak di desa Sungai Manau, Kecamatan Kuantan Mudik, Kecamatan Kuantan Singingi (Kuansing) perlu dikembangkan.

Wahana air terjun yang ada di lokasi tersebut merupakan salah satu obyek wisata yang dicanangkan oleh Desa Sungai Manau untuk dijadikan sebagai obyek wisata baru bagi masyarakat Kuansing.

Namun sayangnya, masyarakat masih belum terlalu mengetahui mengenai keberadaan air terjun Dt Suhut yang tingginya mencapai 8 meter dan akses jalan menuju Kawasan Air terjun ini masih belum memadai. Bahkan jarak tempuh dari desa sungai manau ini dengan jalan kaki sekitar 30 menit.

Kelompok Mahasiswa kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Riau Balik Kampung dalam hal ini giat mempromosikan wisata Desa Sungai Manau menjadi Desa Wisata melaui media sosial chanel youtube dan media sosial lainya.

“Air terjun ini bisa jadi referensi wisatawan lokal Kuantan Singingi untuk dikunjungi hari hari libur,” kata Vigi Okberiandi, mahasiswa Universitas Riau Jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2019.

Untuk itu, pengetahuan dan wawasan mengenai promosi wisata kepada warga masyarakat khususnya Desa Sungai Manau perlu digiatkan.

Hamdan selaku Kepala Desa Sungai Manau saat dihubungi (15/08/2021) memaparkan, bahwa pentingnya pemberdayaan potensi wisata air terjun Dt.suhut.

“Masyarakat bisa ikut serta memajukan dan mengembangkan wisata, saya mengajak semua pihak untuk memanfaatkan potensi wisata sehingga masyarakat secara ekonomi bisa terbantu ke depannya. Kami pemerintahan Desa Sungai Manau dan Bumdes akan mencoba memasukan ke angaran Desa Sungai manau untuk mengali potensi wisata air terjun,” kata Kades

Menurutnya, hal yang akan dipecahkan permasalahannya kalo perlu kita hadirkan konsultan perencana kami berharap juga kepada pemerintahan kuantan singingi untuk sektor pariwisata ini adanya kajian pengembangan ke depannya objek wisata alam ini.

“Pokok permasalahan untuk desa wisata adalah daya tarik wisata, yaitu atraksi/event, akses kemudahan tempuh, dan fasilitas infrastruktur pelayanan kebutuhan dasar pengunjung begitu,” paparnya.(Riski)

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Whatsapp