Tradisi Marawang Ciptakan Nuansa Kebersamaan Antar Warga di Kenegerian IV Koto Gunung Kuansing

Selasa, 5 Juli 2022

Gunung Toar(Cakapriau.com)-Warga Kenegerian IV koto Gunung Kabupatem Kuantan Singingi bersama-ramai turun ke areal persawahan untuk menangkap ikan.Tradisi ini disebut dengan istilah”Karawang”,biasa diadakan saat masyarakat akan turun kesawah atau keladang untuk bercocok tanam padi.
 
Tradisi merawang  atau menangkap ikan bersama sama biasa di gelar diareal persawahan yang luasnya lebih dari 10 Hektar,dan tradisi ini paling diminati oleh warga koto Gunung Kabupaten Kuansing dan sekitarnya.
Tak heran, di mana pun merawang atau melepas tobek atau pematang sawah  dibuka sudah tentu ramai warga yang akan mendatangi lokasi rawang ghajo tersebut.
 
Tradisi ini menjadi tradisi turun temurun yang diadakan warga, terutama saat masa akan tiba musim bertanam padi. 
Warga yang datang bisa mencapai ratusan orang. Mereka datang dari segala penjuru desa  hanya untuk melepas hobi menangkap ikan dan mengais Reseki dengan menggunakan alat tangkap tradisional seperti jala, sokok, dan  jaring dan mennagkap ikan dengan cara mengocal tangkapan dengan teknik kedua tangan kosong .
 
Masyarakat berlomba-lomba untuk menangkap ikan Bersama-sama dan ikan yang didapat pun beragam mulai dari ikan Nila, ikan sepat rawa, lele ataupun ikan Gabus yang berukuran besar.dan edemik ikan jelawat (ikan lomak)
 
terkait kegiatan tersebut,Metra Alpi, ST selaku perangkat Desa Koto Gunung menyampaikan bahwa kegiatan merawang ini merupakan tradisi kearifan lokal yang masih terjaga di Kenegerian IV koto Gunung Kabupaten Kuansing, bahkan kegiatan ini setiap tahunnya menjelang turun kesawah masyarakat sangat antusias mengikuti berasal dari penjuru desa,ujarnya kepada Cakapriau.com,Selasa 05/07/2022.
 
Merawang seperti ini harus dilestarikan saling menjaga ekosistem alam dengan cara tidak boleh membuang sampah atau pembuangan saluran rumah tangga langsung buang ke areal persawahan dan tidak mengunakan pratik menagkap ikan dengan setrum dapat membahayakan Kelestarian Sumber daya ikan  merusak ekosistem  dan populasi ikan bisa punah “ ungkap alpi sambil menunjukan hasil tangkapan ikan lumayan banyak
 
Lanjutnya merawang ini menciptakan Kebersamaan Antar warga dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan lingkungan dan ekosistem air untuk keberlangsunanya.(Rizky/CKR)

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Whatsapp