Selamat Datang Di Website cakapriau.com

Doa Padang,Tradisi Turun Temurun dan Masih Eksis di Teberau Panjang Kuansing

Sabtu, 21 Mei 2022

Kuantan Singingi(Cakapriau.com)-Di Kabupaten Kuantan Singiging mempunyai banyak tradisi,selain pacu jalur, perahu baganduang, silek dan tradisi rayo puaso onam,serta Doa Padang masih terjaga dan dipelihara oleh masyarakat desa teberau panjang
 
Doa Padang dan turun boniah ini merupakan pertanda akan mulainya turun keladang (sawah) untuk bercocok tanam, masyarakat desa Teberau Panjang,disini masyarakat tumpah ruah dalam prosesi adat yang satu dan pelaksanaannya digelar di tanah Ulayat Batang Kancah.
 
Dikegiatan ini berbagai atraksi budaya banyak ditampilkan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani dan dusun.Setiap kelompok membawa isian sasampel dan gulang gulang yang berisikan makanan tradisional seperti kue talam, lopek dan lomang dan hasil pertanian buah buahan yang akan dihidangkan untuk santapan tamu undangan dan masyarakat yang hadir dalam pengiringan sasampek diiringi dengan kaum perempuan yang memakai pakaian adat khas takuluak barembai dan pakai adat Melayu baju kurung diiringi dengan musik tradisional rarak calempong onam, dan rabanan cukup menarik perhatian masyarakat yg hadir ada peserta yg memakai baju ijuk dan baju karisik.
 
Kegiatan mendoa Padang ini dihadiri oleh IR.emerson Kadis tanaman pangan Hortikultura dan perkebunan, Masyitah Horiah Citra, S.sTp, M.Si camat Gunung Toar, Kapolsek dan Dandim kec kuantan mudik, Hendri kades Teberau panjang, penghulu adat kenegrian Toar. Jumat (20/05/2022)
 
Kades Teberau panjang Hendri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Doa Padang ini telah menjadi keputusan bersama Ninik mamak penghulu suku di  empat kenegerian koto gunung jadi besok Sabtu kita semua sudah bisa turun boniah dan untuk warga kita yg mempunyai hewan ternak agar bisa menjaga pagi petang dan sore
 
pemerintah desa terus mendorong sektor pertanian untuk mengoptimalkan lahan persawahan guna meningkatkan produktivitas hasil panen yang berlimpah selalu berkoordinasi dengan PPL untuk memberikan edukasi kepada para petani, ungkapnya.
 
Dilihat dari Typologi lahan lahan persawahan desa teberau panjang dengan akseblitas yang baik merupakan peluang besar untuk pengembangan sektor pertanian tanaman pangan skala regional dengan mengunakan bibit benih IP 200.
 
Namun Dilihat dari kondisi saat ini ada permasalahan hambatan yang dihadapi para petani antara lain saluran irigasi yang belum optimal dimusim kemarau dan akses jalan usaha tani yang terbatas disaat musim panen tiba petani terkendala dalam mengangkut hasil panen untuk itu kami berhasar kepada kadis  tanaman pangan hortikultura dan perkebunan sebagai OPD terkait untuk menyampaikan aspirasi masyarakat tuturnya
 
Sementara itu Kepala dinas tanaman pangan hortikultura an perkebunan Ir.Emerson menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat desa teberau panjang yang antusias dalam acara doa Padang yg diselenggarakan ini merupakan kearifan lokal dirinya mendukung penuh upaya masyarakat untuk pelestarian budaya sebab hakikatnya prosesi doa Padang ini sebuah pengakuan kemahnya seorang manusia dihadapan pencipta ini harus tetap ada dan kita jaga
 
Menjawab keluh kesah kondisi dilapangan yang dihadapi petani desa teberau panjang Ir. Emerson siap untuk menyampqikan kepada Plt Bupati kuantan Singingi nantinya dan potensi padi  IP 200 agar potensi padi ini bisa ditingkatkan  dan desa teberau panjang menjadi sentra penghasil padi dan menjadi percontohan semoga musim  tanam tahun ini berhasil dan panen yang berlimpah tutupnya.(rizky)

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Whatsapp