Selamat Datang Di Website cakapriau.com

Owner Lahan 400 Hektar,Bangun Gereja GPP di Desa Tasik Serai

Senin, 11 Juli 2022

TALANG MUANDAU (BENGKALIS)-Tunaikan janji,Iman serta Keluarga Besar Oppung Bastian Siahaan melaksanakan pembangunan Gereja Persekutuan Protestan di jalan Gajah Mada KM 36 Desa Tasik Serai Barat Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis.
 
Seperti terlihat saat ini kondisi bangunan hampir selesai dibangun,dimana biaya pembangunan sepenuhnya dari  pemilik Lahan 400 hektar .
 
Pelaksanaan pembangunan gereja GPP ini terbilang sangat cepat,sejak dimulainya peletakan batu pertama sekira satu bulan yang lalu,hingga kini terlihat sudah berdiri megah. 
 
R. Boru Siahaan salah seorang dari keluarga besar Oppung Bastian Siahaan dipercaya sebagai pengelola dari lahan 400 hektar tersebut kepada media mengatakan.
 
“Proses pembangunan Gereja ini tetap terus berjalan sesuai dengan janji dari Iman orang tuanya (Bapak RM. Siahaan) dan kakak laki-laki tertuanya (E. Siahaan) dengan biaya dari hasil kebun sawit seluas lebih kurang 400 hektar,ujarnya.
 
“Meski situasi harga kelapa sawit cukup memprihatinkan namun kita tetap semangat untuk menyelesaikan pembangunan Gereja ini,karena sesuai pesan orang tua dan Kakak Ibu R. Siahaan sebelum meninggal dunia sekira 2 tahun yang lalu,tutupnya.
 
Pantauan awak media di lapangan,terlihat bangunan fisik dari gereja hampir selesai.Tampak badan bangunan sudah berdiri tegak, kerangka rabung seng sudah standby.
 
berdasarkan keterangan yang diperoleh komitmen dari Janji Iman,bahwa pembangunan Gereja Protestan Persatuan ini juga akan dibangun Keluarga Besar Oppung Bastian Siahaan hingga selesai dan terima kunci bahkan peresmiannya akan dibiayai oleh Pihak Lahan 400.
 
“Kita tetap komitmen akan Janji Iman Bapak (Oppung Bastian Siahaan) akan membangun Gereja itu hingga selesai. Karena Bapak dulu sangat prihatin melihat bangunan fisik dari Gereja GPP yang lama, sudah tidak layak untuk digunakan karena bangunannya sudah cukup lama dan tua, bahan bangunannya juga sudah ada yang keropos”, tegas Ibu R. Siahaan putri bungsu dari Almarhum Oppung Bastian Siahaan. 
 
Hal senada juga disebutkan Bapak N. Sipayung selaku Pimpinan Pelaksana Lahan 400 Milik Keluarga Besar Oppung Bastian Siahaan, bahwa bangunan tersebut sedang berjalan sesuai dengan rencana. Jika ada bahan bangunan yang masih dibutuhkan, Pak Payung langsung memesan ke Toko Bangunan Kota Duri.
 
“Apa yang kurang, apa yang dibutuhkan untuk pembangunan Gereja itu, langsung kita pesan dan suruh antar dari Toko Bangunan dari Kota Duri. Ini sesuai perintah dari si Bos”, ujar Pak Payung.
 
Pak Payung juga menegaskan, sesuai rencana, bangunan Gereja tersebut ditargetkan akan rampung bulan ini.
 
Terpisah, melihat pembangunan Gereja Persekutuan Protestan (GPP) Immanuel KM 36 telah berjalan dengan baik dan sudah 65%, Pimpinan Pusat Gereja Persekutuan Protestan yang berkantor di pusat Jl. Sempurna Ujung No.229 Medan, Pdt. Makmur Simaremare, S.Th, M.M., selaku Bishop GPP merasa senang dan bersyukur kepada Tuhan.
 
“Puji dan syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus Kepala Gereja karena pembangunan Gereja Protestan Persekutuan (GPP) Immanuel KM 36 telah berjalan dengan baik dan 65 % telah selesai”, ucap Bishop GPP Pusat, Pdt. Makmur Simaremare, S.Th, M.M melalui Pendeta Resort Pdt. Rasianta Munthe, S.Th kepada awak media, Senin (11/07/2022) sore sekira pukul 16.35 Wib).
 
Kepada Keluarga Besar Oppung Bastian Siahaan selaku Pemilik Lahan 400 yang sudah bersedia membangun Gereja Protestan Persekutuan, Hamba Tuhan Gembala Gereja, Pdt. Rasianta Munthe, S.Th juga mengucapkan terimakasihnya.
 
“Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Keluarga Besar, Oppung Bastian Siahaan/ Br. Pangaribuan. Semoga Tuhan Yesus memberkati Keluarga Besar Oppung Bastian Siahaan, terlebih kepada inang Oppung Bastian boru diberikan kesehatan dan panjang umur dan rejeki yang berlimpah-limpah, Amin”, ucap dan do’a Hamba Tuhan Pdt. Rasianta Munthe, S.Th diakhir.(CKR)

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Whatsapp