Selamat Datang Di Website cakapriau.com

Ini Harapan Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran Pada Musrenbang Tahun 2023

Kamis, 17 Maret 2022

Pelalawan(Cakapriau.com)-Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran secara resmi membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan(Musrenbang) untuk tahun 2023 yang dilaksanakan di Gedung Daerah, Datuk Laksamana Mangkudiraja pada Rabu, (16/3/2022) Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Dalam sambutannya, Zukri berharap pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Pelalawan yang dilaksanakan tahun 2022 dapat menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain, pertama tentang Permasalahan dan prioritas pembangunan daerah, kedua tentang Program, kegiatan, pagu indikatif dan target kinerja serta lokasi.

Tambah Bupati, poin ketiga adalah Penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan propinsi yang dinilai tak kalah penting.

Zukri dalam kata sambutannya juga berharap Klarifikasi program dan kegiatan pembangunan hasil Musrenbang Kecamatan yang telah disampaikan dalam Forum Perangkat Daerah yang akan menjadi prioritas
pembangunan dalam Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah.

Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan telah melakukan serangkaian tahapan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2023 dimulai dari Musrenbang Desa, Musrenbang Tingkat Kecamatan, Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah, dan telah menghasilkan 132 usulan prioritas pembangunan  yang akan dibahas lebih lanjut dalam Rakortekrenbang RKPD pada masing-masing Rencana Kerja Perangkat Daerah, ungkap Bupati.

Turut hadir dalam Musrenbang kali ini, Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan dan juga Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dari Institur Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS beserta unsur Forkopimda Kabupaten Pelalawan.

Pada sambutannya, Prof Rokhmin mengungkapkan data mengenai potensi pengembangan dan pembangunan Kabupaten Pelalawan. Potensi lahan perikanan budidaya Kabupaten Pelalawan terbesar dari jenis budidaya air tawar dengan tingkat pemanfaatan baru sekitar 5,98 persen pada tahun 2020. (YS)

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Whatsapp