Selamat Datang Di Website cakapriau.com

Karyawan Grand Zuri Duri Larang Wartawan Liput Acara Musda KNPI

Kamis, 23 September 2021

Duri(Cakap Riau.com) – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kabupaten Bengkalis versi Fuad Santosa di Hotel Grand Zuri Duri menimbulkan kekecewaan dari beberapa wartawan Duri yang terjadi Rabu (22/09) siang.

Pasalnya saat awak media yang ingin meliput acara Musda DPD KNPI tersebut, dicegat oleh karyawan pihak hotel,menyampaikan tidak boleh masuk ke dalam ruang tempat pelaksanaan Musda tersebut.Hal ini terkesan tidak seperti tidak menghargai profesi jurnalis,meskipun si wartawan sudah mempeekenalkan diri. 

“Ini baru pertama kali saya meliputan dicegat dan dilarang untuk masuk acara. Padahal sebelumnya saya sudah menyampaikan bahwa saya dari media, tetapi karyawan Grand Zuri tetap tidak memperbolehkan masuk,” ujar Putra  wartawan media online yang juga Sekretaris PD IWO Bengkalis.

Memang sempat tidak diperbolehkan masuk, tapi salah seorang pengurus Karateker Rangga mengizinkan masuk, lantaran memang kenal dengan wartawan yang akan melakukan liputan dalam acara tersebut.

“Ini wartawan nggak apa-apa masuk,” ucap Rangga menyuruh masuk sang wartawan.

Dengan peristiwa tersebut selaku wartawan
yang biasanya bebas meliput sesuai undang-undang pers jelas tidak dihargai dan ini jelas melanggar tugas Jurnalistik yang bersangkutan dilindungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 4 (1) pasal 8 (1) tentang Pers.

Ketua PD IWO Kabupaten Bengkalis, Sahdan Lubis menyayangkan tindakan oknum karyawan hotel Grand Zuri yang cegat dan melarang masuk wartawan yang hendak meliput kegiatan dalam rangka Musda KNPI Kabupaten Bengkalis di Ball Room hotel Grand Zuri.

‘Prilaku oknum karyawan hotel Grand Zuri yang menghalang-halangi tuga-tugas jurnalistik sangat disayangkan. Apalagi yang bersangkutan sudah menjelaskan dan menyatakan dirinya dari wartawan ingin meliput sesuai amanat dari undang-undang pers Nomor 40 tahun 1999 dan Kode Etik Wartawan Online (Kewo).”jelasnya

Hal itu tidak bisa ditolerir, dan masalah inj mesti diselesaikan agar tidak menjadi preseden buruk terhadap wartawan yang ingin melaksanakan tuga-tugas jurnalis di hotel Grand Zuri ke depan.

“Jika ini dibiarkan, saya khawatir peristiwa serupa bakal terulang kepada wartawan yang lain hendak meliput acara-acara di hotel Grand Zuri tersebut,” ujar sahdan.(rls/CKR)

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Whatsapp