Selamat Datang Di Website cakapriau.com

Bakti Pada Alam, 22 Komunitas Tanam 1000 Pohon di Kawasan Hutan Adat Sakai

Selasa, 2 November 2021

DURI (CakapRiau.com) – Sebagai keseriusan mencintai alam, sebanyak 22 komunitas menggelar kegiatan camp dan penanaman 1000 bibit pohon part 2 di Rumah Adat Suku Sakai, Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, 30-31 Oktober 2021.

Ketua pelaksana, Irfan Sakai menyebut bahwa kegiatan ini adalah keseriusan bagi mereka selaku pemuda Sakai yang tetap menjaga hutan yang ada, agar anak cucu kedepannya menikmati.

“Kami ucapan terimakasih kepada Datuk M.Nasir, Ketua Adat suku Sakai Bathin Sobanga yang sudah mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. Acara ini dilaksanakan selama 2 hari mulai tgl 30-31 Oktober 2021. Tetap mematuhi protokol kesehatan. Komunitas yang ikut serta dalam kegiatan ini berjumlah 22 komunitas,” katanya.

Dijelaskannya, bahwa peserta berasal dari Duri, Dumai, Pekanbaru, Rohul, Rohil, Baganbatu, Kampar dan Minas.

Irfan Sakai mengatakan, menjaga kelestarian alam bisa menjadi slogan untuk memelihara bumi dengan baik. “Alam yang begitu kaya memberikan banyak hal bagi kehidupan semua makhluk,” tuturnya.

Namun, kebiasaan dan pola hidup manusia justru kerap memberikan dampak yang buruk berupa kerusakan lingkungan hingga menyebabkan terjadinya bencana.

Sebagai makhluk baik, kata dia, sudah seharusnya manusia bisa mengubah pola hidup yang lebih ramah agar tidak membahayakan lingkungan.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk bisa menjaga kelestarian alam, seperti tidak membuang sampah sembaranga, tidak menebang pohon, banyak menanam pohon, dan masih banyak lagi.

Hal tersebut sebagai bentuk nyata agar bumi yang kita tinggali bisa tetap indah, lestari, dan nyaman untuk ditinggali hingga generasi-generasi selanjutnya.

Untuk mewujudkan alam yang lestari membutuhkan kerja sama yang baik dari setiap orang. Perlu saling mengingatkan agar orang-orang di sekitar kita bisa menjaga kelestarian alam.

“Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberitahu orang lain agar menjaga kelestarian alam. Slogan ‘Hijau Alam ku, Indah Kampungku’,” tuturnya.(PI/CKR)

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whatsapp