Wujudkan Pengabdian ke Masyarakat,Mahasiswa KUKERTA Unri 2022 Gelar Sosialisasi Mental Health Bersama DPL

Kamis, 25 Agustus 2022

KAMPAR(Cakapriau.com)-Mahasiswa Kukerta Balek Kampung Universitas Riau (UNRI) 2022  Desa Koto Perambahan 2022 mengelar sosialisasi Mental Health yang dilaksanakan di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar pada Sabtu(14/08/2022).
 
Kegiatan sosialisasi Mental Health tersebut bertema mengenal masalah kesehatan jiwa yang dihadiri oleh kepala desa Koto perambahan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kukerta UNRI Ns. Fathra Annis Nauli, M. Kep., Sp. Kep. J Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Riau sekaligus pemateri,masyarakat, perangkat desa,mahasiswa Kukerta Pahlawan dan Mahasiswa Kukerta UNRI. 
 
Kepala Desa Koto Perambahan dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa dalam kegiatan Kukerta ini telah memberi dampak baik dan positif serta perubahan bersama masyarakat dan pemerintahan Desa Koto Perambahan dalam meningkatkan dan menggali potensi yang ada di Desa Koto Perambahan dari berbagai aspek. Program Kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kukerta UNRI telah menyesuaikan progam-program yang telah dijalankan oleh Desa Koto Perambahan.
 
“Kepada adik mahasiswa Kukerta di Desa Koto Perambahan, saya berterimakasih kepada adik mahasiswa Kukerta UNRI  yang telah menjalankan program kerjanya sehingga memberi dampak positif yang sangat besar kepada masyarakat dan dapat saling bertukar ilmu. Topik sosialisasi mental health atau kesehatan jiwa  ini merupakan topik yang penting untuk memberikan edukasi kepada semua kalangan masyarakat terutama yang sedang mengalami masalah ekonomi karena penting rasanya untuk di kenalkan tentang gangguan jiwa ini kepada kalangan masyarakat dan pelajar”. Ujar Bapak Sahrul selaku Kepala Desa
 
Sebelumnya Penyebab gangguan jiwa salah satunya ialah stress yang berkepanjangan. Dalam Penjelasan DPL Kukerta dari UNRI Ibu Ns. Fathra Annis Nauli, M. Kep., Sp. Kep. J, mengatakan Apa itu Gangguan jiwa? Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan yang berkaitan dengan gangguan psikologis akibat stress atau penyakit tertentu  dengan perubahan perilaku yang tidak sesuai dengan konsep/nilai norma di masyarakat semua orang beresiko mengalami gangguan Jiwa.
 
Pada kegiatan sosialisasi kali ini turut diperkenalkan juga beberapa penyebab Gangguan Jiwa seperti Stress berkepanjangan, Keturunan, Gangguan pada otak, Penyalahgunaan Narkotika dan Psikososial. Adapun tanda gejala umum gangguan jiwa yaitu :Berbicara dan berpikir kacau,sedih berkepanjangan dalam waktu lama,Kemampuan melakukan kegiatan sehari – hari (kebersihan, makan, minum, aktivitas) berkurang bahkan tidak sama sekali
orang dengan Gangguan jiwa juga dapat dikatakan Sembuh/Pulih apabila :
Klien mampu melakukan aktivitas seperti sebelum sakit,Klien tidak menunjukan perilaku gangguan jiwa (dapat dikontrol dengan obat),Klien mampu mengenal kapan masalah kejiwaannya kambuh dan pemicunya
 
Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat Desa Koto Perambahan karena dengan adanya Sosialisasi kesehatan jiwa  ini diharapkan dapat memberi pemahaman dan edukasi kepada masyarakat dan tentang Gangguan jiwa dan cara menanganinya. Selain itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para masyarakat juga dapat mengendalikan diri agar terhindar dari gangguan jiwa.
 
Kegiatan sosialisasi ini di akhiri dengan pengisian kuesioner untuk mengetahui tingkat Pengetahuan masyarakat terhadap Kesehatan Jiwa. Adapun para pesertanya terdiri dari masyarakat koto perambahan dan mahasiswa Kukerta pahlawan, yang merupakan tempat mahasiswa Kukerta UNRI melaksanakan pengabdian selama 40 hari.***
 
 
Penulis : Leli Suryana Rambe

Banner-Top

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whatsapp